8 Tahapan Cara Budidaya Ikan Gurame Dari Telur Agar Cepat Besar Untuk Pemula

Cara budidaya ikan gurame tentu sudah tidak asing lagi, baik cara budidaya di kolam tanah, kolam tembok, kolam beton atau kolam terpal, bahkan di dalam ember. Ikan gurame ini dikenal dengan harganya yang mahal dan banyak diminati oleh masyarakat. Mungkin kamu berpikir bahwa budidaya gurami sulit untuk diterapkan. Wah, salah besar jika kamu berpikir begitu, karena sebenarnya budidaya gurami cukup mudah untuk dilakukan. Penasaran? Yuk simak penjelasan berikut ini.

8 Tahapan Cara Budidaya Ikan Gurame Dari Telur Agar Cepat Besar Untuk Pemula
Cara Budidaya Ikan Gurami Dari Telur

Inilah 8 Tahapan Cara Budidaya Ikan Gurame Dari Telur Indukan

Tahap 1 = Seleksi Indukan Gurame

Tahapan ini penting dilakukan ya sobat, dalam rangka untuk menghasilkan ikan gurame yang baik maka dibutuhkan indukan yang baik pula. Induk gurame yang baik juga akan menghasilkan telur yang lebih memiliki daya tahan serta kemampuan hidup.

Indukan Ikan Gurame
Indukan Ikan Gurame
  1. Ciri-ciri Indukan Ikan Gurame Yang Siap Dipijahkan:
  • Perut yang terasa lebih lembek ketika diraba
  • Perut membesar ke arah belakang
  • Anus akan nampak putih kemerahan
  1. Ciri-ciri Indukan Betina Ikan Gurame Yang Baik :
  • Bagian perut terlihat membundar
  • Warna badan akan relatif lebih terang
  • Susunan sisik sedikit membuka
  • Gerakan ikan tenang dan lamban
  1. Ciri-ciri Indukan Jantan Ikan Gurame Yang Baik :
  • Warna badan kemerahan dan hitam terang
  • Susunan sisik normal
  • Bagian perut ikan akan meruncing
  • Gerakan menjadi lebih lincah.
Jenis Ikan Gurame Jantan dan Betina
Jenis Ikan Gurame Jantan dan Betina

Tahap 2 = Proses Pemijahan Ikan Gurame

Tahap selanjutnya yang juga penting yakni proses pemijahan ikan gurame atau proses perkawinan ikan gurame. Proses pemijahan ini sangat penting karena dari proses pemijahan ini akan didapatkan ikan-ikan gurame anakan yang baru.

Berikut tahap proses pemijahan ikan gurame :

  • Membuat Sarang Pemijahan.

Bahan yang digunakan untuk sarang dapat berupa kelapa, rajutan karung atau ijuk yang diletakkan diatas anyaman tali. Bahan ini penting kedudukannya karena penempatan bahan ini dimaksudkan agar memudahkan induk jantan untuk menyusun sarang.

  • Memindahkan Induk

Induk yang telah dipilih untuk dipijahkan dipindahkan ke dalam kolam pemijahan dengan menggunakan baskom atau ember besar berisi air agar ikan tidak stress. Perbandingan ikan yang ditebar adalah 1 ekor ikan untuk 5 m2 kolam dengan perbandingan jantan betina adalah 1:3.

  • Pemijahan Akan Berlangsung Satu Minggu Setelah Induk Berada di Kolam.

Induk jantan akan membuat sarang kemudian induk betina akan meletakkan telurnya pada sarang. Induk betina bertugas untuk menjaga telur. Setelah itu, induk jantan akan membuat sarang lagi untuk betina lainnya dan akan membuahi telur ikan betina selanjutnya.

  • Penanganan dan Penetasan Telur Gurame

Langkah selanjutnya yakni kamu harus melakukan penanganan dan penetasan telur gurame. Nah, untuk mengetahui pemijahan yang dilakukan berhasil atau tidak dapat dilihat dengan mengamati permukaan air kolam.

Tandanya yakni apabila tercium bau amis yang diikuti dengan munculnya banyak minyak di permukaan air, berarti proses pemijahan telah terjadi. Umumnya, proses pemijahan akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jumlah telur yang dihasilkan oleh satu induk betina tergantung dengan jenisnya, biasanya sekitar 5000-7000 telur. Meskipun begitu, keberhasilan pemijahan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal, seperti kondisi perairan, susu kolam pemijahan hingga kualitas pakan yang diberikan.

Hal yang juga perlu diperhatikan yakni pengangkatan sarang yang harus dilakukan dengan hati-hati ya. Caranya adalah dengan memegang sisi luar bagian bawah sarangnya.  Cara pengangkatan sarang ini sangat mempengaruhi tingkat kebrhasilan menetasnya telur. Oleh sebab itulah perlu sangat diperhatikan dan hati-hati dalam mengangkat sarang. Angkat sarang dengan menggunakan wadah, seperti baskom atau ember yang diisi dengan air.

Lama penetasan telur umumnya terjadi selama 2-3 hari setelah pemijahan. Penetasan terjadi pada suhu sekitar 27-28oC. Setelah benih berumur 11 hari maka dapat dipindahkan ke dalam bak pendederan.

Cara Budidaya-Ikan-Gurami-di Kolam Beton
Cara Budidaya-Ikan-Gurami-di Kolam Beton (Initasik.com)

Tahap 3 = Proses Persiapan Bak Pendederan

Sebelum benih ikan dipindahkan, maka kamu perlu menyiapkan kolam/bak pendederan terlebih dulu. Berikut tahap dalam persiapan bak pendederan :Kolam dibersikan dan dikeringkan.

  • Jika Anda menggunakan kolam tanah, maka tanah perlu dicangkul untuk mempercepat proses dekomposisi.
  • Kemudian perbaiki saluran keluar masuk air kolam dengan memasang filter/saringan di pintu saluran masuk air. Hal ini bertujuan untuk melancarkan sirkulasi air dan meminimalisir serangan hama penyakit pada budidaya ikan gurame.

 

Tahap 4 = Proses Pendederan Ikan Gurame

Setelah kolam siap, benih dapat ditebar pada pagi, sekitar pukul 07.00-09.00 atau sore hari (15.00-17.00) untuk mencegah stress. Sebelum ditebar, benih diadaptasikan terlebih dulu dengan air kolam.

Cara mengadaptasikannya, dengan mengapungkan wadah (dapat berupa plastik) berisi benih ikan di permukaan air kolam sehingga terjadi penyesuaian suhu. Setelah itu, buka wadah agar benih keluar dengan sendirinya dan masuk ke dalam kolam.

Tahap persiapan dan pembuatan kolam ikan gurame yang perlu kamu perhatikan dengan baik agar budidaya ikan gurame dapat berjalan dengan maksimal. Untuk persiapan dan pembuatan kolam ikan gurame, kolam yang digunakan untuk budidaya ikan gurame dapat berupa kolam tanah, kolam tembok dan kolam terpal.

Berikut akan dibahas bagaimana persiapan dan pembuatan kolam ikan gurame:

Persiapan dan Pembuatan Kolam Tanah

Panduan Cara Budidaya-Ikan-Gurame di Kolam Tanah (kabarin.co)
Panduan Cara Budidaya-Ikan-Gurame di Kolam Tanah (kabarin.co)
  • Menggali lokasi yang akan dibuat kolam.
  • Pematang dibuat dengan tinggi 1 m dan lebar 0,5 m untuk bagian atas, dan 1 m untuk bagian bawahnya.
  • Memasang pipa atau bambu besar untuk mengatur masuk dan keluarnya air
  • Cangkul tanah pada dasar kolam sedalam 30 cm, lalu ratakan lagi. Ini bertujuan agar tanah menjadi lembut setelah diberi air.
  • Buatkan saluran pada bagian tengah kolam dengan bentuk memanjang. Mulai dari pintu masuk air hingga pintu keluar air. Buat dengan ukuran lebar 0,5 m dan kedalaman 15 cm. Saluran ini berfungsi sebagai tempat berkumpulnya gurame ketika proses pemanenan.
  • Dapat pula ditambahkan dengan pemberian pupuk kolam, lalu masukkan air hingga ketinggian 30 cm pada 10 hari sebelum menebarkan benih.

Persiapan dan Pembuatan Kolam Tembok

  • Kolam digali kemudian dibuat tembok atau beton
  • Pada tengah kolam dipasang saluran atau dipasang bat yakni semacam kubangan yang akan mempermudah proses pengisian/pembuangan air dan bermanfaat saat pemanenan.
  • Kolam dibiarkan 2 hingga 3 hari.
  • Pupuk kolam dapat diberikan sebanyak 150 kg/ha, lalu masukkan air hingga ketinggian 30 cm pada 10 hari sebelum tebar.
  • Diamkan selama 10 hari, hingga mikroorganisme, plankton atau atau zooplankton yang dibutuhkan oleh ikan tumbuh dan berkembang.

Persiapan dan Pembuatan Kolam Terpal

Cara-Budidaya-Ikan-Gurame-di-Kolam-Terpal (TaniPedia.co.id)
Cara-Budidaya-Ikan-Gurame-di-Kolam-Terpal (TaniPedia.co.id)
  • Membangun dan merakit terpal seperti kolam dengan penopang bambu atau kayu dengan kedalaman kira-kira 90 cm.
  • Kolam terpal diisi air dan didiamkan hingga kira-kira 1 minggu untuk menetralkan kolam terpal dari bahan kimia serta merangsang pertumbuhan plankton sebagai makanan ikan gurame.
  • Penggunaan pupuk sebanyak 5 kg disetiap 1 ha lahan secara merata pada 10 hari sebelum tebar benih.
  • Diamkan selama 10 hari, hingga mikroorganisme, plankton atau atau zooplankton yang dibutuhkan oleh ikan tumbuh dan berkembang.

Lalu untuk syarat lokasi kolam ikan gurame perlu memperhatikan beberapa poin berikut ini.

  1. Ketinggian lokasi antara 50-400 mdpl.
  2. Suhu air berkisar antara 24-30ºC, ikan gurame perlu berada di tempat dengan suhu yang stabil.
  3. Kualitas air harus bersih, tidak tercemar dan tidak keruh.
  4. Nilai derajat keasaman (pH) perairan berkisar antara 7-8.
  5. Kandungan oksigen terlarut minimal 2 mg/L.

Tahap perawatan kolam terpal, kolam tembok, dan kolam tanah untuk ikan gurame tidak jauh berbeda caranya. Hal penting yang perlu dilakukan yakni:

  1. Membersihkan terpal yang digunakan agar tidak terjadi pengendapan bahan organik berlebih yang dapat mempengaruhi kualitas air kolam.
  2. Menjaga keaadaan air agar tetap bersih.
  3. Mengisi kolam terpal dengan jumlah air yang tepat
  4. Dapat memasukkan eceng gondok ke dalam kolam untuk mengurangi efek suhu tinggi dalam kolam.
  5. Membersihan kolam kolam secara berkala agar air kolam tetap terjaga kualitasnya.
  6. Memeriksa pH pada air kolam.
Penyebaran bibit ikan gurame dalam budidaya di kolam terpal (titikdua.net)
Penyebaran bibit ikan gurame dalam budidaya di kolam terpal (titikdua.net)

Tahap 5 = Proses Pemindahan Bibit Ikan Gurame Dari Bak Pendederan Ke Kolam

Ikan yang berada di bak pendederan akan mulai berkembang dan bertambah bobotnya, maka ikan tersebut harus dipindahkan ke dalam kolam untuk pembudidayaan selanjutnya hingga panen. Proses pemindahan bibit ikan gurame dilakukan seperti berikut :

  • Keluarkan air dalam bak pendederan sedikit demi sedikit.
  • Menggunakan scoop net untuk menangkap ikan.
  • Kemudian benih dimasukan ke dalam wadah berisi air.
  • Letakkan wadah secara mengapung pada kolam dan biarkan ikan beradaptasi dengn suhu kolam dan dikeluarkan secara perlahan.
Cara Memberi pakan ikan gurame supaya cepat besar (infoikan.com)
Cara Memberi pakan ikan gurame supaya cepat besar (infoikan.com)

Tahap 6 = Cara Perawatan Budidaya Ikan Gurame

Dalam budidaya ikan gurame, kamu harus memperhatikan perawatan pada ikan gurame agar ikan gurame dapat tumbuh dengan baik dan dapat di panen sesuai harapan. Berikut ini cara perawatan ikan gurame berdasarkan usianya:

  1. Cara Perawatan Ikan Gurame Kecil

Perawatan pada ikan gurame kecil harus memperhatikan sirkulasi air dan kualitas air yang baik. Pemberian pakan juga diperhatikan kualitasnya

  1. Cara Perawatan Ikan Gurame Besar

Masih sama dengan ikan gurame kecil, ikan gurame perlu diperhatikan kebersihan kolam dan suhu air kolam. Air kolam yang kotor akan menyebabkan penyakit pada ikan gurame. pH pada air kolam juga harus netral.

 

Tahap 7 = Jenis dan Cara Pemberian Pakan Ikan Gurame

Perawatan pada ikan yang paling penting adalah pemberian pakan. Perlu diperhatikan, pemberian pakan ini juga harus diperhatikan kualitas dari pakannya itu sendiri. pakan yang memiliki kualitas yang baik akan meberikan efek yang baik juga untuk ikan budidaya, Anda.

  1. Pemberian Pakan Ikan Gurame Kecil

Ikan gurame yang kecil dapat diberikan pelet halus dengan takaran 10% dari total bobot keseluruhan.

  1. Pemberian Pakan Ikan Gurame Besar

Ikan gurame yang sudah berumur beberapa bulan dapat diberikan daunt alas, daun pepaya, daun singkong dll. Selain itu, dapat diberikan pakan selingan seperti dedak, ampas tahu dan bungkil kedelai. Pemberian pelet ikan juga disarankan karena pelet ikan memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang baik untuk ikan.

Panen Ikan Gurame setelah budidaya selama 8-9 bulan
Panen Ikan Gurame setelah budidaya selama 8-9 bulan

Tahap 8 = Masa Panen Ikan Gurame

Masa panen pada ikan gurame biasanya adalah 8 bulan, dengan ukuran ikan adalah sebesar telapak tangan. Hal yang paling penting untuk diperhatikan dalam panen ikan gurame adalah cara pemanenannya. Menggunakan jaring yang halus sangat disarankan agar tidak merusak sirip ikan dan apabila sirip rusak dapat menurunkan kualitas ikan tersebut. Selain menggunakan jaring, adalah dengan mengguanakan tangan.

Caranya adalah dengan menulusuri kolam kemudian menangkatnya dengan perlahan dan hati-hati. Kemudian masukkan kedalam wadah, agar bisa dijual secara langsung.

Demikian cara budidaya ikan gurame. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi kalian yang ingin memulai usaha budidaya gurame.

Salam perikanan….

Sumber = https://gdm.id/budidaya-ikan-gurame/

 

Video Cara Budidaya Ikan Gurame Lengkap + Analisa Pembesaran Gurame

YouTube video

 

cara budidaya ikan gurame agar cepat besar, cara budidaya ikan gurame di kolam terpal, cara budidaya ikan gurame dalam ember, cara budidaya ikan gurame di kolam beton, cara budidaya ikan gurame dari telur, cara budidaya ikan gurame di ember, cara budidaya ikan gurame untuk pemula, cara budidaya ikan gurame di kolam tanah, cara budidaya ikan gurame kolam terpal, cara budidaya ikan gurame di kolam tembok

About BisnisIkan

Check Also

Cara Budidaya Ikan Mas Konsumsi di Kolam untuk Pemula

Cara Budidaya Ikan Mas Konsumsi di Kolam untuk Pemula

Cara Budidaya Ikan Mas Konsumsi di Kolam untuk Pemula – Ikan mas atau Ikan karper …