Cara Budidaya Ikan Mas Konsumsi di Kolam untuk Pemula

Cara Budidaya Ikan Mas Konsumsi di Kolam untuk Pemula – Ikan mas atau Ikan karper (Cyprinus carpio) adalah ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis penting dan sudah tersebar luas di Indonesia. Di Indonesia, ikan mas mulai dipelihara sekitar tahun 1920-an. Ikan mas yang terdapat di Indonesia merupakan ikan mas yang dibawa dari Cina, Eropa, Taiwan dan Jepang. Selain itu “ikan mas punten” dan “ikan mas majalaya” merupakan hasil seleksi di Indonesia. Sampai saat ini sudah terdapat 10 ikan mas yang dapat diidentifikasi berdasarkan karakteristik morfologisnya.

Cara Budidaya Ikan Mas Konsumsi di Kolam untuk Pemula
Jenis jenis ikan mas konsumsi

Jenis Jenis dan Cara Budidaya Ikan Mas Konsumsi

Saat ini, banyak sekali jenis ikan mas yang beredar di kalangan petani, baik jenis yang berkualitas tidak terlalu tinggi hingga jenis unggul. Setiap daerah memiliki jenis ikan mas favorit, misalnya di Jawa Barat, ikan mas yang paling digemari adalah jenis “ikan mas majalaya”. Di daerah lain, jenis ini belum tentu disukai, begitu juga sebaliknya. Perbedaan tersebut biasanya dipengaruhi oleh selera masyarakat dan kebiasaan para petani yang membudidayakannya secara turun-temurun.

Dari beberapa jenis ikan mas yang telah dikenal masyarakat, “varietas majalaya” termasuk jenis unggul. Buktinya, varietas ini telah dilepas oleh Menteri Pertanian tahun 1999 dalam rangka HUT ke-25 Badan Litbang Pertanian.

Ikan Mas Punten

Ras ini dikembangkan pertama kali pada tahun 1933 di Desa Punten, Malang, Jawa Timur. Tubuhnya relatif pendek, tetapi bagian punggungnya lebar dan tinggi. Karena itu, bentuk badan ikan mas punten terkesan membuntak atau bulat pendek (big belly). Perbandingan antara panjang total dan tinggi badan adalah 2,3-2,4:1. Warna sisik hijau gelap, mata agak menonjol, gerakan tubuhnya lambat, dan bersifat jinak.

Ikan Mas Sinyonya atau Putri Yogya

Ikan Mas Sinyonya atau Putri Yogya
Ikan Mas Sinyonya atau Putri Yogya

Tidak diketahui pasti asal usul nama ikan jenis ini, meskipun ada pendapat bahwa ikan mas strain sinyonya ini jenis ikan hasil seleksi yang secara taksonomi termasuk spesies Cyprinus Linneaus dan pertama kali di temukan di daerah Tasikmalaya, Jawa Barat (Khairuman dan Amri 2008). Beberapa orang menyebutkan, ikan mas ini mudah sekali bertelur sehingga disebut sinyonya. Bentuk tubuhnya memanjang (long bodied form) dan punggungnya lebih rendah dibandingkan dengan ikan mas punten. Perbandingan antara panjang dan tinggi badannya sekitar 3,66:1.

Sisiknya berwarna kuning muda seperti warna kulit jeruk sitrus. Mata ikan yang masih muda agak menonjol, kemudian berubah menjadi sipit ketika ikan sudah mulai tua. Sifat ikan mas sinyonya lebih jinak dibandingkan dengan ikan ras punten. Ikan mas sinyonya memiliki kebiasaan berkumpul di permukaan air.

Fekunditas atau jumlah telur ikan mas sinyonya 85.000—125.000 dan diameternya 0,3—1,5 mm. Induk ikan mas sinyonya jantan akan matang kelamin pertama pada umur 8 bulan, sedangkan yang betina pada umur 18 bulan. Ikan mas ini tahan terhadap parasit Myxosporea. Kisaran toleransi pH-nya 5,5—8,5.

Ikan Mas Taiwan

Ikan mas taiwan memiliki bentuk badan yang memanjang dan bentuk punggung seperti busur agak membulat. Sisiknya berwarna hijau kekuningan hingga kuning kemerahan di tepi sirip dubur dan di bawah sirip ekor. Ikan mas taiwan sangat responsif terhadap makanan sehingga akan saling berebut ketika diberi pakan. Diduga nenek moyang ikan mas ini berasal dari Taiwan, kemudian diintroduksi dan dikembangkan di Indonesia.

Ikan Mas Merah

Ciri khas dari ikan mas ini adalah sisiknya yang berwarna merah keemasan. Gerakannya aktif, tidak jinak, dan paling suka mengaduk-aduk dasar kolam. Bentuk badannya relatif memanjang. Dibandingkan dengan ras sinyonya, posisi punggungnya relatif lebih rendah dan tidak lancip. Matanya agak menonjol.

Ikan Mas Majalaya

Ikan Mas Majalaya
Ikan Mas Majalaya

Sesuai dengan namanya, ikan mas ini berkembang pertama kali di daerah Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ukuran badannya relatif pendek dan punggungnya lebih membungkuk dan lancip dibandingkan dengan ras ikan mas lainnya. Perbandingan antara panjang dan tinggi tubuhnya adalah 3,2:1.

Bentuk tubuhnya semakin lancip ke arah punggung dan bentuk moncongnya pipih. Sifat ikan mas ini relatif jinak dan biasa berenang di permukaan air. Sisiknya berwarna hijau keabuan dan bagian tepinya berwarna lebih gelap, kecuali di bagian bawah insang dan di bagian bawah sirip ekor berwarna kekuningan. Semakin ke arah punggung, warna sisik ikan ini semakin gelap.

Ikan mas majalaya memiliki keunggulan, di antaranya laju pertumbuhannya relatif cepat, tahan terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila, rasanya lezat dan gurih, dan tersebar luas di Indonesia. Fekunditas atau jumlah telur yang dihasilkan ikan mas majalaya tergolong tinggi, yakni 84.000—110.000 butir per kilogram induk.

Ikan Mas Yamato

Ikan mas ini kurang populer di kalangan petani ikan mas di Indonesia. Bentuk tubuhnya memanjang. Sisiknya berwarna hijau kecokelatan. Ikan mas ini banyak ditemukan dan dibudidayakan di Asia Timur, seperti Cina dan Jepang.

Ikan Mas Lokal

Ikan mas ini sebenarnya belum bisa digolongkan sebagai salah satu ras atau jenis ikan mas. Meskipun demikian, ikan ini justru paling banyak ditemukan di lapangan dan paling banyak dikenal oleh petani ikan dewasa ini.

Bentuk tubuh dan warnanya merupakan kombinasi dari beberapa jenis ikan mas yang sudah ada. Secara umum, bentuk tubuhnya memanjang dan matanya tidak sipit. Kemungkinan besar ikan ini muncul akibat perkawinan silang yang tidak terkontrol dengan jenis-jenis ikan mas lain yang ada di masyarakat.

Jenis ikan mas hias
Jenis ikan mas hias

Jenis Jenis Ikan Mas Hias

Jenis-jenis ikan mas secara umum dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yakni ikan mas konsumsi dan ikan mas hias. Jenis ikan mas konsumsi adalah jenis-jenis ikan mas yang dikonsumsi atau dimakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan gizi yang berasal dari hewan. Sementara itu, jenis ikan mas hias umumnya digunakan untuk memenuhi kepuasan batin atau untuk hiasan (pajangan) dan dipelihara di kolam-kolam taman atau akuarium.

Jenis-jenis ikan mas yang digolongkan ke dalam kelompok ikan mas hias sebagai berikut.

Ikan Mas Kumpay

Jenis ikan mas kumpay
Jenis ikan mas kumpay

Ciri yang menonjol dari ikan mas kumpay adalah semua siripnya panjang dan berumbai sehingga tampak indah ketika sedang bergerak. Warna sisiknya sangat bervariasi, ada yang putih, kuning, merah, dan hijau gelap. Bentuk badannya memanjang seperti ikan mas sinyonya. Pertumbuhannya tergolong lambat. Kadang-kadang, ikan mas ini juga dimanfaatkan sebagai ikan konsumsi.

Ikan Mas Kancra Domas

Bentuk tubuhnya memanjang. Gerakannya mirip ikan mas taiwan, yakni selalu aktif dan kurang jinak. Sisiknya berukuran kecil dan susunannya tidak beraturan. Warna sisiknya bervariasi, ada yang biru, cokelat, atau hijau. Sisik punggungnya berwarna gelap. Semakin ke arah perut, warnanya semakin terang keperakan atau keemasan.

Ikan Mas Kaca

Ciri khas ikan ini adalah sebagian tubuhnya tidak tertutup sisik. Bagian yang tidak tertutup sisik sepintas tampak bening, mirip kaca. Di sepanjang gurat sisi (linea lateralis) dan di sekitar pangkal siripnya terdapat sisik berwarna putih mengilap. Sisik tersebut berukuran besar dan tidak seragam.

Ikan Mas Fancy

Bentuk tubuh ikan mas ini memanjang. Sisiknya berwarna putih, kuning, dan merah. Pada tubuhnya terdapat totol-totol berwarna hitam. Karena warnanya yang bermacam-macam itulah ikan mas ini disebut fancy.

Ikan Mas Koi

Jenis ikan mas koi
Jenis ikan mas koi

Ikan mas koi atau yang lebih populer disebut koi (saja) ini berasal dari Jepang. Mulai dikenal di Indonesia sekitar tahun 1980. Bentuk badannya bulat memanjang. Warna sisiknya beragam, ada putih, kuning, merah menyala, hitam, atau kombinasi dari warna-warna tersebut.

Hobiis ikan mas umumnya menyukai ikan koi jenis bastar karena warna dan pola totolnya yang indah dan menarik. Ikan koi disukai hobiis karena gerakannya lambat dan cukup jinak. Ikan koi memiliki beragam nama yang disesuaikan dengan pola dan warna tubuhnya, misalnya platinum nishikigoi, shusui nishikigoi, shusi nishikigoi, kohaku nishikigoi, dan taishusanshoku nishikigoi.

https://id.wikipedia.org/wiki/Ikan_mas

Video Tips Usaha Budidaya Ikan Mas Bagi  Pemula

Keuntungan dan Cara Budidaya Ikan Mas

Dari beberapa jenis ikan mas tersebut, kamu bisa memilih salah satu sebagai langkah awal bagi pemula. Selain itu, terdapat keuntungan tersendiri yang bisa didapatkan dari budidaya ini.

Apa saja keuntungan budidaya ikan mas? Daripada penasaran, lebih baik simak penjelasan singkatnya berikut ini ya.

Budidaya ikan mas di sawah
Budidaya ikan mas di sawah
  1. Memangkas Biaya Pakan

Ikan mas merupakan ikan omnivora atau dengan kata lain ikan pemakan segala. Tidak seperti ikan kebanyakan yang harus diberi makan pelet, ikan mas bisa diberi makan sayuran afkir atau tumbuhan yang ada di sekeliling rumah.

  1. Pasar yang Besar

Ikan ini dapat dioleh menjadi berbagai macam menu makan seperti ikan pepes, ikan bakar, ikan goreng, dan masih banyak lagi. Selain itu, kamu juga bisa membudidayakan berbagai jenis ikan mas seperti ikan mas koi, ikan mas koki, kumpay, dan lain-lain.

  1. Mudah Dibudidayakan lho

Ikan yang satu ini memiliki kemapuan adaptasi yang sangat tinggi sehingga dapat hidup di berbagai macam lingkungan. Selain itu, ikan ini juga bisa membesar hingga ukuran layak konsumsi, yakni 300/400 gram ,dalam waktu 6-8 bulan saja.

Cara budidaya ikan mas di kolam beton
Cara budidaya ikan mas di kolam beton

Menarik kan keuntungan yang bisa didapatkan jika kalian ingin memulai usaha budidaya ikan mas? Bahkan kamu bisa menjadi jutawan dalam beberapa kali panen lho..

Tetapi sebelum itu, mari kita lihat hal-hal apa saja yang perlu dipenuhi sebelum budidaya ikan mas. Tanpa lingkungan yang memadai, ikan mas tidak akan bisa berkembang biak dengan baik. Hal-hal ini yang menjadi syarat hidup ikan mas dan mutlak untuk diperhatikan ya.

 

Poin penting sebelum budidaya ikan mas :

  • Daerah kolam harus berada di ketinggian antara 150 sampai 600 meter di atas permukaan laut.
  • Suhu air kolam harus berkisar antara 20 sampai 30 derajat celcius.
  • pH air kolam harus berada di kisaran 7 sampai 8.
  • Jauhkan kolam ikan mas dari pendemaran dan daerah rawan banjir. Hal ini untuk meminimalisasi pencemaran terhadap sumber air.
  • Kolam harus memiliki ketersediaan oksigen yang baik untuk memaksimalkan pertumbuhannya.
  • Pakan fermentasi dengan bantuan mikrobakteri (MOL) akan membantumu mendapatkan hasil terbaik.

Bagi kalian yang tertarik, yuk simak dan perhatikan tahapan praktis untuk budidaya ikan mas di bawah ini!

Cara budidaya ikan mas di kolam tanah
Cara budidaya ikan mas di kolam tanah

Tahapan Praktis Cara Budidaya Ikan Mas

  1. Menyiapkan kolam budidaya

Biasanya, ukuran kolam ikan mas di terpal umumnya seluas 7×10 meter dengan kedalaman 120 sentimeter. Ukuran ini bisa disesuaikan dengan ketersediaan lahan yang ingin dibuat kolam ikan mas ya..

  • Bersihkan terlebih dahulu kolam yang disiapkan dari penyakit dan parasit.
  • Caranya adalah dengan mengeringkannya selama 1 hari untuk kolam semen dan 5-7 hari untuk kolam tanah.
  • Makanan alami ikan mas bisa dihasilkan dengan cara menambah pupuk organik atau kandang yang sudah makan agar plankton bisa hidup di sana. Dosis yang diperlukan adalah 1-2 ton per hektare.
  • Setelah itu, isi kolam dengan hingga airnya mencapai 15 cm dan jika airnya berubah menjadi hijau, artinya ganggang dan plankton sudah tumbuh.
  • Kemudian, isilah kolam dengan air hingga ketinggiannya mencapai 120 cm.
Cara budidaya ikan mas di kolam tembok
Cara budidaya ikan mas di kolam tembok

2. Menebar bibit ikan mas

Pilihlah bibit yang unggul agar risiko kegagalan semakin kecil. Bibit unggul bisa didapat dengan membelinya di kelompok tani, UPT Kementerian Kelautan dan Perikanan, atau BPPI.

Perlu kamu perhatikan nih, berikut adalah ciri-ciri umum bibit ikan mas yang unggul :

  • Gerakannya gesit
  • Kulitnya mulus tanpa jamur dan luka
  • Indukannya bersertifikat
  • Nafsu makannya baik
Cara budidaya ikan mas di kolam
Cara budidaya ikan mas di kolam

Jika kamu ingin membeli bibit ikan mas, perhatikan pula ciri khusus berikut ini.

  1. Berasal dari Induk Terpercaya

Anda harus selalu mengutamakan kualitas benih ikan mas dengan memilih indukan terpercaya Anda dapat meminta masukan kepada penjual mengenai benih terbaik di kelasnya. Dengan memilih benih berkualitas unggul, hasil panen pun akan lebih optimal.

  1. Ukuran Sama

Benih ikan kualitas unggul pasti memiliki ukuran yang sama. Keseragaman ukuran benih ikan dapat menurunkan risiko kematian ikan. Ketika pemberian pakan berlangsung, semua ikan akan memperoleh jumlah sama besar. Dengan begitu pertumbuhan benih ikan pun seragam, tidak ada yang tertinggal.

  1. Aktif Bergerak

Benih ikan yang baik sangat aktif dan pasti bergerak. Tidak hanya untuk menangkap makanan, melainkan juga lincah dan peka terhadap pergerakan benda. Benih ikan berkualitas unggul akan dapat bergerak melawan arus lambat. Jika Anda melihat benih ikan mas hanya berdiam diri di tepian kolam, tandanya benih tersebut kurang sehat.

  1. Responsif

Benih ikan yang berkualitas tinggi memiliki respon yang baik. Ketika diberi makan, benih akan segera merespon dengan cepat. Anda juga harus menghindari memilih benih ikan mas yang gerakannya lamban.

  1. Bebas Penyakit

Benih ikan mas unggulan pasti terbebas dari penyakit. Benih yang terserang penyakit sangat berbahaya karena dapat menularkan penyakit tersebut ke benih lainnya. Anda harus memastikan benih yang akan Anda pilih dalam keadaan sehat, tanpa penyakit.

  1. Tidak Cacat

Ciri benih ikan mas unggulan selanjutnya adalah tidak cacat. Anda dapat melihat ciri ini dari gerakan ikan, bentuknya yang sama, dan warnanya yang mengkilap.

  1. Sesuai Standar

Benih ikan mas unggulan haruslah sesuai dengan standar, yakni memenuhi kriteria kualitatif dan kuantitatif. Kriteria kualitatif dilihat berdasarkan asal usul benih dan pengamatan secara kasat mata, sepert benih bukan berasal dari satu keturunan, aktif, normal, dan sehat.

Sementara kriteria kuantitatif dapat dilihat berdasarkan umur, panjang, besar, ukuran, dan bobot minimal benih ikan mas. Benih yang baik pun harus memilihi gerakan yang lincah dan peka terhadap rangsangan. Agar jumlah bibit sesuai dengan luas kolam, rasio yang pas adalah 20 ekor per meter persegi.

Cara budidaya ikan mas di sawah
Cara budidaya ikan mas di sawah

Memberi pakan

Untuk memberi pakan pada ikan mas, siapkan pakan dengan protein 25% dan pemberiannya 3-4% bobot ikan. Langsung saja kalikan 3% dengan bobot rata-rata ikan yang telah kamu timbang sebelumnya.

Berilah makan pada pagi dan sore hari dan pastikan agar tidak ada makanan yang tersisa. Pasalnya, pakan yang tersisa bisa berpotensi menimbulkan penyakit dan mengurangi oksigen akibat proses pembusukan pakan tersebut. Kondisi ini bisa membahayakan ikan mas yang sedang dipelihara dapat kekurangan oksigen. So, pastikan jangan ada sisa pakan ya!

 

Panen ikan mas

Hal yang perlu diperhatikan untuk memanen ikan mas yakni bobot tubuhnya. Ikan mas yang sudah siap dipanen jika ukurannya sudah mencapai 300-400 gram per ekornya.

Biasanya, berat ikan akan mencapai ukuran tersebut saat usia ikan 6 hingga 8 bulan. Jika kamu hendak menjual ikan, yang perlu kamu lakukan pertama adalah menyortir ikan pada ukuran konsumsi yang dikehendaki pasar.

Harga yang diberikan petani biasanya mencapai Rp 25 ribu, tergantung dari jumlah permintaan pasar. Harga ini bisa berubah tergantung kondisi pasar ya!

Cara budidaya ikan mas kolam terpal
Cara budidaya ikan mas kolam terpal

Sumber :

https://www.99,co/blog/indonesia/cara-budidaya-ikan-mas-pemula/

https://duniaterpal.com/budidaya-ikan-mas/

About BisnisIkan

Check Also

Cara Budidaya Ikan lele Kolam Terpal Bagi Pemula

Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal Bagi Pemula

Cara budidaya ikan lele kolam terpal bagi pemula – Cara budidaya ikan lele ada beberapa …

Leave a Reply

Your email address will not be published.