Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal Bulat, Praktis bagi Pemula

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal Bulat, Praktis bagi Pemula – Apakah Anda berniat melakukan budidaya ikan nila? Atau masih ragu karena memikirkan kesulitannya?

Tenang saja, Anda tidak perlu ragu untuk memulai budidaya ikan nila. Karena sejatinya, ikan nila memiliki sifat yang tidak jauh berbeda dengan ikan mujaer, yakni mudah berkembang biak dan mudah beradaptasi dengan baik. Penasaran dengan cara budidaya ikan nila? Mari simak ulasan berikut ini.

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal Bulat, Praktis bagi Pemula
Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal Bulat (Bukukas.co.id)

Cara budidaya ikan nila merah di kolam terpal bulat tanpa aerator agar cepat besar

Pemilihan Bibit dan Induk yang Baik

Adapun ciri-ciri benih ikan nila yang bagus, antara lain sebagai berikut:

  • Benih sehat dan dak cacat fisik maupun cacat karena penyakit
  • Aktif bergerak
  • Ukuran benih sama
  • Gerakan lincah
  • Warna senada
  • Responsif terhadap pemberian pakan
  • Resisten terhadap hana, jamur, parasit dan penyakit
  • Dapat bertahan hidup di lingkungan perairan yang relatif buruk
  • Induk ikan nila yang baik untuk dipijahkan memiliki berat antara 120-180 gram
  • Untuk ikan nila yang baik dipijahkan sekitar 4-5 bulan

 

Pembuatan Kolam Terpal

Kolam terpal menawarkan berbagai keuntungan yang dak dimiliki jenis kolam lainnya. Budidaya menggunakan kolam terpal mampu menghasilkan lebih banyak ikan. Rasa dagingnya pun lebih lezat. Lantas, bagaimana cara membuat kolam terpal? Adapun langkah-langkahnya, antara lain sebagai berikut.

Bahan dan Alat :

  • Terpal khusus kolam bulat.
  • Terpal talang.
  • Besi wiremesh (diameter minimal 7 mm, panjang 5.4 mm, lebar 2.1mm)
  • Cat
  • Pipa PVC.
  • Cable es.
  • Gergaji besi.
  • Las listrik.
Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal Bulat agar cepat besar (Unair News)
Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal Bulat agar cepat besar (Unair News)

Cara Pembuatan Kolam Terpal

  • Potong besi wiremesh yang sudah Anda siapkan menjadi dua bagian sama panjang.
  • Setelahnya, gabungkan kembali wiremesh yang sudah Anda potong menggunakan las agar ukurannya menjadi dua kali lipat lebih panjang dari ukuran semula.
  • Satukan ujung besi wiremesh menggunakan las hingga membentuk bulatan yang nantinya digunakan sebagai rangka kolam.
  • Untuk meletakkan kolam terpal, Anda harus membuat lingkaran yang ukurannya sama besar dengan kerangka besi yang sudah Anda buat sebelumnya. Setelahnya, Anda harus membuat kontur tanah dengan bentuk mengerucut di bagian tengah.
  • Buatlah lubang pembuangan air di bagian tengah kolam.
  • Letakkan kerangka besi yang telah Anda buat pada lingkaran tanah yang mengerucut.
  • Pasangkan karpet talang yang diikat dengan cable es di bagian sisi dalam kerangka besi,
  • Pasang terpal hingga membentuk sebuah kolam bulat yang rapi.
  • Lubangi bagian tengah kolam sebagai saluran pembuangan. Lalu masukkan pipa PVC di tempat yang berlubang kemudian rekatkan dengan terpal.
  • Jika semua sudah selesai, Anda boleh mengisi kolam dengan air. Lakukan secara bertahap.
  • Jangan lupa, sangat penting untuk membangun rangka baja ringan yang berfungsi untuk melindungi kolam. Sebagai catatan, kolam dengan sistem bioflok harus terhindar dari sinar matahari secara langsung dan juga air hujan.

YouTube video

Langkah-langkah dan Cara Budidaya Ikan Nila merah

  1. Penyebaran Bibit Ikan Nila

Adapun cara tepat dalam melakukan penyebaran bibit, antara lain sebagai berikut:

  • Siapkan wadah berupa ember atau wadah besar lainnya. Masukkan air bersih sekitar setengah ember dari wadah tersebut kemudian masukkan bibit ikan nila ke dalamnya. Biarkan selama kurang lebih 10 menit agar bibit ikan terbiasa dengan air tersebut.
  • Setelah 10 menit, tambahkan air ke dalam ember hingga penuh dan diamkan selama 5 menit. Proses ini sangat penting dan tak boleh Anda lewatkan, sebab tujuan dari hal ini agar bibit ikan nila yang akan Anda tebarkan sudah terbiasa dengan habitat yang baru. Alhasil, bibit ikan nila tidak akan mengalami stress apalagi mati.
  • Setelah melewati proses tersebut, ambil benih ikan nila dengan hati-hati dan perlahan. Terbarkan bibit ikan nila ke dalam kolam terpal bulat.
  1. Persiapan Kolam Terpal Bulat
  • Penting untuk diingat, sebelum proses penyebaran ikan berlangsung, Anda harus memastikan bahwa kolam terpal bulat sudah siap diisi benih ikan nila. Pertama, isilah kolam terpal dengan air. Untuk hasil terbaik, jaga pH air berada di kisaran 5 hingga 8.
  • Anda pun perlu memperhatikan alkalinitas dan kadar oksigen yang cukup di dalam air. Kadar oksigen berfungsi untuk melancarkan proses pembakaran pakan, melincahkan gerak ikan, dan berkaitan erat dengan proses reproduksi.
  • Kurangnya kadar oksigen di dalam kolam terpal dapat menyebabkan pertumbuhan ikan nila terhambat sehingga kurang optimal. Selain itu, ikan nila akan lebih rentan terkena stres, sulit makan, mudah terserang penyakit, dan tingkat kematian meningkat.
  1. Pengendapan
  • Proses pengendapan dilakukan untuk mempercepat pembentukan mikroorganisme di dalam air kolam. Masukkan probiotik sesuai takaran ke dalam air. Sebagai alternatif, Anda dapat mengganti probiotik dengan tanah yang telah dicampur kotoran hewan dan diberi sedikit air. Cara ini efektif untuk merangsang pertumbuhan mikroorganisme lebih cepat.
  • Penggunaan probiotik dalam budidaya ikan nila sangat dianjurkan karena memiliki fungsi menguraikan ammonia. Probiotik pun dapat membantu melancarkan proses pencernaan makanan pada ikan nila.
  1. Penyebaran Ikan Nila
  • Penyebaran benih ikan nila dapat dilakukan setelah mikroorganisme di dalam kolam muncul. Umumnya, tahap ini memerlukan waktu sekitar 7 sampai 10 hari setelah proses pengendapan dilakukan.
  • Setelah mikroorganisme muncul di dalam air kolam, tandanya Anda sudah diperbolehkan untuk menyebar benih ikan nila.
  • Anda dapat menebar bibit ikan nila sebanyak-banyaknya, sesuai dari kapasitas kolam terpal yang Anda miliki. Namun, akan lebih baik jika benih ikan yang ditebar dibatasi, maksimal 1000 bibit ikan setiap kolam.
  1. Pemberian Makan dan Pemeliharaan
  • Anda boleh memberi pakan pada ikan nila setelah dua hari. Pilih pakan yang berkualitas, yang mengandung gizi lengkap. Untuk memaksimalkan pertumbuhan ikan nila, beri tambahan azolla.
  • Anda tidak boleh memberi pakan terlalu banyak atau terlalu sedikit. Harus sesuai dengan umur dan bobot ikan nila.
  • Terlalu sedikit memberikan pakan pada ikan nila dapat menyebabkan pertumbuhannya terganggu lantaran kurang gizi. Terlalu banyak memberikan pakan pada ikan nila dapat meningkatkan risiko obesitas pada ikan nila. Alhasil, ikan nila pun berpeluang besar terkena penyakit atau hama.
  • Dalam proses pemberian pakan ikan nila pun, Anda boleh memberikan pakan kapan pun. Namun, waktu terbaik adalah di pagi dan sore hari. Dengan cara ini, pertumbuhan ikan nila akan semakin pesat dan maksimal.
  • Selain pakan ikan, Anda dapat memberikan vitamin khusus secara berkala.. Pemberian vitamin dapat menghasilkan ikan nila dengan daging yang lebih lezat dan gurih. Pemberian vitamin pun dapat merangsang pertumbuhan ikan nila. Alhasil, bobot dan panjang ikan nila pun lebih optimal.
  1. Pemeliharaan Ikan
  • Perawatan ekstra terhadap ikan nila pun harus diberikan, terutama ketika peralihan musim atau cuaca ekstrem berlangsung. Dengan perawatan ekstra, ikan nila akan terhindar dari hama atau penyakit yang dapat menyebabkan kema an.
  • Sangat dianjurkan untuk memisahkan ikan nila yang memiliki pertumbuhan cepat dengan ikan nila yang pertumbuhannya lebih lambat. Selain mencegah terjadinya kanibalisme, pemisahan tersebut dapat membuat panen ikan nila lebih merata
  1. Perawatan Ikan Nila
  • Selama perawatan ikan nila berlangsung, Anda harus memberi pakan ikan nila sedikitnya dua kali sehari. Sangat direkomendasikan untuk memberi pakan ikan nila sebanyak tiga kali setiap hari.
  • Pilih pelet ikan yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, mineral, dan vitamin yang lengkap.
  • Secara berkala, beri ikan nila pakan yang berbeda, seperti siput sawah atau sayuran hijau yang telah dicincang hingga kecil.
  1. Panen Ikan Nila
  • Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan cara penen, yakni sebagian atau sekaligus. Jika Anda memilih menggunakan metode panen sekaligus, maka siapkan jaring.
  • Hindari menggunakan alat tangkap ikan yang terlalu besar atau kasar. Ingat, penggunaan alat tangkap yang kasar dapat menyebabkan luka pada tubuh ikan. Hal ini tidak menutup kemungkinan dapat berkembang menjadi infeksi yag kemudian menimbulkan kematian pada ikan nila.
  • Jika Anda memutuskan untuk menggunakan alat tangkap ikan, seperti serok, maka pastikan bahwa serok tersebut terbuat dari bahan yang lembut sehingga tidak akan melukai tubuh ikan nila. Selain itu, sesuaikan juga ukuran serok yang akan Anda gunakan.
  • Sementara bagi Anda yang memilih metode panen sebagian, Anda harus memisahkan ikan nila ke dalam kolam lain atau wadah besar lebih dulu. Sangat penting untuk diingat bahwa Anda harus memberikan malachite green (obat jamur) sebelum ikan nila disatukan kembali ke kolam awal.
  • Ikan nila sudah dapat Anda panen ketika memasuki usia sekitar enam bulan dengan berat ideal sekitar 500 g per ekornya. Ketika proses panen berlangsung, lakukan penyortiran ikan yang akan dijual dengan ikan yang hendak dikonsumsi. Pilih ikan berkualitas terbaik untuk dijual di pasaran.
  • Waktu terbaik untuk melakukan pengangkutan ikan sama dengan waktu terbaik penebaran bibit ikan nila, yakni di pagi atau sore hari. Waktu di siang hari sangat dihindari karena cuaca terlalu panas. Hal ini dapat mengakibatkan kondisi ikan nila lemah. Alhasil daya tahan tubuhnya pun rendah dan rentan terkena penyakit.

Nah, itulah informasi lengkap mengenai budidaya ikan nila di kolam terpal bulat. Selalu pastikan bahwa Anda memberikan yang terbaik selama proses budidaya berlangsung. Dengan cara ini, Anda akan sukses meraup keuntungan yang melimpah. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya!

 

Sumber = Terpalindo. 2014. Panduan Lengkap Budidaya Nila di Kolam Terpal Bulat. Gresik(ID): Indonesia Rata.

Cara budidaya ikan nila di kolam terpal untuk pemula, Cara budidaya ikan nila di dalam ember, Cara budidaya ikan nila di kolam tanah, Cara budidaya ikan nila di kolam beton, Cara budidaya ikan nila sistem bioflok, Cara budidaya ikan nila merah.

 

About BisnisIkan

Check Also

Cara Budidaya Ikan lele Kolam Terpal Bagi Pemula

Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal Bagi Pemula

Cara budidaya ikan lele kolam terpal bagi pemula – Cara budidaya ikan lele ada beberapa …