Cara Budidaya Udang Vaname Kolam Terpal

Cara Budidaya Udang Vaname Kolam Terpal Hai sobat perikanan! Sudah tau belum bahwa udang menjadi salah satu bahan baku hasil perairan yang begitu digemari masyarakat selain ikan lho… bahkan udang dari Indonesia juga digemari masyarakat luar negeri, sehingga udang juga telah diekspor ke beberaoa negara, seperti Amerika Serikat, Jepang, Cina, Vietnam, Spanyol, dan Belanda.  Tahukah kamu bahwa udang memiliki kandungan gizi yag melimpah, antara lain karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, vitamin D, dan omega-3.

Cara Budidaya Udang Vaname Kolam Terpal
Inilah Cara Budidaya Udang Vaname Kolam Terpal Bulat (baktikunegeriku.com)

Nah, karena udang begitu disukai oleh banyak orang, budidaya udang untuk dijadikan usaha mandiri menjadi suatu hal yang dapat memberikan keuntungan untukmu. Yuk simak ulasan singkat cara budidaya udang vaname berikut ini. Tulisan ini akan fokus pada langkah budidaya udang vaname di kolam terpal ya…

Ada beberapa langkah budidaya udang vaname di kolam terpal yang bisa dilakukan secara maksimal. Anda harus memperhatikan pembesaran udang secara benar dan sesuai aturan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Langkah-langkah strategis cara memulai budidaya udang Vaname di kolam terpal ialah sebagai berikut.

Cara Budidaya Udang Vaname Kolam Terpal bulat (bulelengkab.go.id)
Cara Budidaya Udang Vaname Kolam Terpal kotak (bulelengkab.go.id)
  1. Persiapan Lokasi

Lokasi ini penting sekali untuk dipertimbangkan, karena udang memerlukan habitat yang baik untuk tumbuh kembangnya. Anda dapat memilih lokasi budidaya udang yang sesuai dengan kebutuhan. Anda dapat menggunakan lokasi di belakang rumah atau tanah kosong yang Anda miliki. Anda dapat menggunakan lokasi yang terbaik untuk membuat pembesaran budidaya udang yang diinginkan.

  1. Pengaturan Budidaya

Jika Anda baru pertama kali melakukan budidaya udang vaname, Anda dapat memilih budidaya vaname pada air tawar di dalam kolam terpal. Budidaya udang vaname air tawar biasanya dilakukan di tambak. Anda bisa memelihara udang vaname yang bisa dilakukan pembesarannya di air payau. Namun saat ini budidaya udang juga bisa dilakukan di kolam terpal lho.

  1. Pemberantasan Hama

Hal ini penting untuk dilakukan. Pemberantasan hama yang bisa memangsa udang vaname dapat dilaksanakan kapan saja. Hewan bisa memangsa udang vaname yang kecil. Banyak kegagalan yang terjadi dalam melakukan panen udang sehingga hal-hal yang semacam ini seharusnya juga menjadi pengertian yang cukup.

  1. Pengisian Air Di Kolam

Anda dapat memperhatikan bagaimana air bisa diisi ke dalam kolam dengan mengisi air masuk ke kolam secara bertahap. Tahap pertama, Anda bisa membiarkan pengisian air yang sudah diisi ke dalam kolam selama 1 sampai 2 minggu. Selanjutnya, air bisa dibiarkan terlebih dulu agar bau karet dari  terpal hilang. Setelah itu air dibuang dan diganti dengan air tawar yang baru lalu didiamkan beberapa hari.

  1. Fermentasi Kolam Udang Vaname

Langkah ini dilakukan sebelum kolam diberi bibit udang, terlebih dahulu kolam harus difermentasi dengan probiotik dan ditambahkan garam agar air menjadi payau. Kondisi habitat seperti ini yang mendukung pertumbuhan udang vaname.

  1. Pemilihan Bibit Unggul

Pemilihan bibit udang vaname unggul sebaiknya Anda terapkan pada usaha budidaya Anda selaku pemula. Anda bisa memilih pembesaran udang vaname dengan memilih pembesaran untuk udang yang kualitasnya sangat baik dan unggulan. Bibit unggul biasanya dapat dilihat dari segi ukurannya yang seragam. Pembibitan udang bisa dilakukan dengan cara berenang melawan arus sehingga tidak terdapat cacat atau luka di area fisiknya.

  1. Penebaran Bibit Udang

Benur (bibit udang) ialah anak udang vaname yang bisa disebar kapan saja. Anda harus memperhatikan aklimitasasi suhu air dalam kolam. Caranya dengan mengapungkan kantong yang berisi bibit udang. Kemudian, Anda dapat menyimpan kantung yang berisi kantung.

  1. Perhatikan Waktu Penebaran Benur (Bibit Udang)

Penting bagi Anda untuk memperhatikan waktu yang dipilih saat penebaran anak udang vaname. Hindari penebaran benur pada siang hari. Alangkah baiknya Anda melakukan penebaran bibit saat sore hari atau matahari sehingga sinar matahari sudah tidak terlalu menyengat.

  1. Perhatikan Proses Pemeliharaan Udang

Tahapan ini penting sekali untuk diperhatikan. Anda dapat memelihara udang vaname sampai waktu yang tepat untuk dipanen. Anda dapat memantau dan mengondisikan suhu dan pH yang sesuai pada kolam tambak tersebut. Biasanya oksigen dapat ditambahkan ke dalam air tambak sehingga dapat memacu pertumbuhan udang.

  1. Perhatikan Waktu Pemberian Pakan Udang Vaname

Anda perlu memperhatikan waktu pemberian pakan agar pembesaran udang bisa berjalan lancar. Nanti setelah udang memasuki usia 7 hari, maka Anda bisa memberikan pakan protein tinggi sebanyak 30% dari takaran pakan yang sudah ditentukan. Anda bisa memberikan pakan udang sebanyak 3 sampai 4 kali sehari.

  1. Pengurasan Air Kolam

Air kolam perlu untuk diganti beberapa kali agar kotoran tidak menumpuk di dasar kolam. Anda dapat melakukan pembesaran udang dengan ketahanan kuat dengan mengganti air kolam secara baik. Sebaiknya dilakukan setelah kolam udang berusia 60 hari, dan isi saja sebanyak 10% dari volume air kolam. Kemudian Anda dapat meningkatkan volume air menjadi 15 – 20 %.

  1. Proses Panen

Anda dapat melakukan panen udang vaname ketika sudah berusia 4 – 5 bulan. Kriteria dari ukuran udang yang ideal sehingga kurang lebih mudah untuk dikuras dengan baik proses panen bisa dilakukan untuk berbagai macam ketika musim panen.

 Cara Budidaya Udang Vaname Kolam Terpal kecil (bulelengkab.go.id)(trikmerawat.com)
Cara Budidaya Udang Vaname Kolam Terpal kecil (bulelengkab.go.id)(trikmerawat.com)

Nah itulah beberapa tahapan penting yang perlu kamu perhatikan jika ingin memulai beternak udang. Sebenarnya ada lho keuntungan dari melakukan budidaya udang. Beberapa keuntungan budidaya udang vaname dengan menggunakan kolam terpal yaitu sebagai berikut. Disimak ya kawan!

1.Lebih Hemat

Usaha budidaya udang vaname dengan menggunakan kolam terpal lebih hemat dibandingkan dengan menggunakan kolam tembok atau beton.

Anda bisa membeli kolam terpal langsung jadi sehingga tidak membutuhkan karyawan lagi untuk pembuatannya. Bayangkan jika harus menggunakan kolam tembok yang membutuhkan dana untuk biaya karyawan. Air tawar yang Anda pakai juga lebih hemat karena lebih bersih menggunakan terpal.

2.Lebih Efisien

Usaha budidaya udang vaname dengan menggunakan kolam terpal lebih efisien waktu dibandingkan dengan penggunaan kolam terpal tembok. Anda bisa membeli secara langsung kolam terpal yang Anda inginkan dibandingkan dengan pembuatan kolam tembok yang membutuhkan waktu lebih lama.

3.Lebih Awet

Kolam terpal untuk budidaya udang vaname lebih awet dibandingkan dengan penggunaan kolam beton. Kolam terpal untuk budidaya udang vaname bisa digunakan hingga mencapai 10 tahun. Bayangkan jika Anda menggunakan kolam beton, Anda tentunya akan melakukan perbaikan saat mulai mencapai usia 5 tahun.

Kolam terpal lebih awet dibandingkan dengan kolam beton karena memang sudah dirancang untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama. Kolam terpal merupakan solusi jitu untuk Anda dalam melakukan budidaya udang galah atau vaname di air tawar disebabkan beberapa hal beriukut:

Cara Budidaya Udang Vaname Kolam Terpal air tawar (greeners.co)
Cara Budidaya Udang Vaname Kolam Terpal air tawar (greeners.co)

1.Ukuran Kolam Bisa Disesuaikan

Kolam terpal memiliki pilihan ukuran yang bisa disesuaikan dengan pembesaran budidaya udang galah dan vaname. Kolam terpal memiliki pilihan dua bentuk yaitu bentuk kotak dan bentuk bulat. Kolam terpal juga memiliki pilihan dalam hal ukuran.

Ukuran kolam terpal bisa disesuaikan dengan baik. Kolam terpal penggunaannya bisa disesuaikan dengan ukuran pekarangan dan kolam beton sangat susah disesuaikan dengan pekarangan jika memang sudah terlanjur dibuat.

2.Kolam Terpal Lebih Berkualitas

Kolam terpal memiliki kualitas yang lebih baik dari kolam beton. Kolam terpal jika digunakan sebagai media pembesaran jenis udang galah dan vaname biasanya akan tumbuh menjadi lebih sehat. Kolam terpal biasanya akan menghasilkan panen udang dalam jumlah yang besar.

Kolam beton sangat rentan untuk terjangkit penyakit. Kolam beton biasanya akan mengalami tercampurnya racun yang bisa membuat udang menjadi lebih mudah mati. Tingkat hidup udang biasanya lebih banyak saat mengalami proses pembesaran yang berkualitas pula.

3.Kolam Terpal Lebih Mudah dalam Pembesaran Jenis Udang Galah dan Vaname

Kolam terpal akan memudahkan Anda dalam melakukan pembesaran udang galah dan vaname. Udang membutuhkan banyak air sehingga ada baiknya Anda menggunakan kolam terpal. Kolam terpal lebih simpel untuk digunakan dan mudah dibersihkan.

Bandingkan dengan penggunaan kolam tembok yang sudah tidak bisa lagi diganti airnya secara berkala karena harus dilakukan pengurasan. Pengurasan membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga ada baiknya Anda melakukan pembesaran di kolam ikan.

4.Produsen Kolam Terpal yang Anda Pilih Juga Harus yang Berkualitas

Saat ini banyak penjual kolam terpal namun ketika Anda membeli, perhatikan juga kualitasnya. Kualitas kolam terpal untuk budidaya udang vaname memiliki standart standart tertentu. Pastikan Anda memesan di produsen kolam terpal terpercaya.

YouTube video

 

Sumber :

https://duniaterpal.com/budidaya-udang-vaname-kolam-terpal/

https://misterexportir.com/negara-tujuan-ekspor-udang-indonesia/

 

 

About BisnisIkan

Check Also

Cara Budidaya Ikan lele Kolam Terpal Bagi Pemula

Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal Bagi Pemula

Cara budidaya ikan lele kolam terpal bagi pemula – Cara budidaya ikan lele ada beberapa …