Resep Bandeng Presto Goreng Telur

Resep Bandeng Presto Goreng  Tepung, Telur, Kremes, Crispy- Bagi para pecinta bandeng presto atau Anda yang berminat usaha bandeng presto, berikut resep lengkap cara membuat bandeng presto goreng yang nikmat dan higienis.

Resep Bandeng Presto Goreng Telur
Cara Membuatresep olahan bandengpresto goreng kremes dan crispy

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • 2 ekor ikan bandeng segar (300 gram), dibersihkan, dibuang isi perutnya
  • 2 sdt ragi instan
  • 700 ml air
  • 3 sdm minyak goreng
  • 250 gram serai, dimemarkan untuk alas

 

BUMBU HALUS :

  • 8 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • 4 cm kunyit, dibakar
  • 1 sdm garam

 

BAHAN PENCELUP :

  • 3 butir telur, dikocok lepas
  • 1 sdt tepung beras
  • 50 ml air
  • 1/2 sdt garam

Cara Membuat dan Memasak Olahan BANDENG PRESTO GORENG :

  1. Aduk rata bumbu halus, ragi instant, dan minyak goreng.
  2. Oleskan secara merata ke seluruh bandeng. Diamkan 1 jam.
  3. Letakkan serai di dasar panci presto. Masukkan ikan bandeng. Tuang air. Presto 2 jam.
  4. Angkat bandeng dan dinginkan.
  5. Celup bandeng ke bahan pencelup. Goreng sampai matang. Sajikan.
  6. Sajikan untuk 4 porsi.

Informasi Pengetahuan Seputar Bandeng Presto:

Usaha Kecil Menengah UMKM Bandeng Presto
Usaha Kecil Menengah UMKM Bandeng Presto

Ikan bandeng (Chanos chanos) adalah ikan pangan populer di Asia Tenggara. Ikan ini merupakan satu-satunya spesies yang masih ada dalam suku Chanidae (bersama enam genus tambahan yang dilaporkan pernah ada namun sudah punah)[1]. Dalam bahasa Bugis dan Makassar dikenal sebagai ikan bolu, dan dalam bahasa Inggris milkfish)

Mereka hidup di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik dan cenderung berkawanan di sekitar pesisir dan pulau-pulau dengan terumbu koral. Ikan yang muda dan baru menetas hidup di laut selama 2–3 minggu, lalu berpindah ke rawa-rawa bakau berair payau, dan kadang kala danau-danau berair asin. Bandeng baru kembali ke laut kalau sudah dewasa dan bisa berkembang biak.

Ikan muda disebut nener (IPA : nənər ) dikumpulkan orang dari sungai-sungai dan dibesarkan di tambak-tambak. Di sana mereka bisa diberi makanan apa saja dan tumbuh dengan cepat. Setelah cukup besar (biasanya sekitar 25–30 cm) bandeng dijual dalam keadaan segar atau sudah dibekukan. Bandeng diolah dengan cara digoreng, dibakar, dikukus, dipindang, atau diasap.

Pemanfaatan

Bandeng bakar, salah satu cara pengolahan bandeng. Bandeng disukai sebagai makanan karena rasanya gurih, rasa daging netral (tidak asin seperti ikan laut) dan tidak mudah hancur jika dimasak. Dari sisi harga, bandeng termasuk ikan kelas menengah ke atas. Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, hidangan bandeng menjadi bagian tradisi wajib bagi warga Tionghoa asli Jakarta dan sekitarnya. Ada dua hal yang kurang disukai orang dari ikan bandeng yaitu: dagingnya ‘berduri’ dan kadang-kadang berbau ‘lumpur’/’tanah’.

Duri bandeng
Duri bandeng sebenarnya adalah tulang. Duri ini mengganggu kenikmatan dalam memakan dagingnya. Gangguan ini dapat diatasi dengan penggunaan panci bertekanan tinggi (presto atau autoklaf) dalam waktu tertentu, sehingga duri ini menjadi lunak dan dapat dihancurkan jika dikunyah.

Bau lumpur
Bau lumpur pada bandeng banyak dijumpai pada bandeng yang diambil dari tambak. Bandeng yang dipelihara di karamba jarang yang berbau lumpur. Penyebab bau lumpur pada bandeng adalah bakteri Cyanobacteria, terutama dari genus Oscillatoria, Symloca, dan Lyngbia, yang menghasilkan geosmin[3]. Apabila ikan tinggal di tempat yang kaya geosmin atau memakan plankton ini, dagingnya akan memiliki cita rasa tanah.

Bau lumpur dapat diatasi paling tidak dengan dua cara. Cara pertama adalah dengan memelihara ikan selama 7—14 hari dalam air mengalir bebas biosmin sebelum dijual[3]. Cara kedua adalah dengan perlakuan pemberian asam tertentu.

Perkembangan Usaha Kecil dan Menengah Bandeng Presto

Bandeng presto adalah makanan khas Indonesia yang berasal dari Kota Semarang, Jawa Tengah. Makanan ini dibuat dari ikan bandeng (Chanos chanos) yang dibumbui dengan bawang putih, kunyit dan garam.

Ikan bandeng ini kemudian dimasak pada alas daun pisang dengan cara presto. Presto adalah cara memasak dengan uap air yang bertekanan tinggi. Makanan yang dimasak dengan cara ini diletakkan dalam panci yang dapat dikunci dengan rapat. Air yang berada di dalam panci ini kemudian dipanaskan hingga mendidih. Uap air yang timbul akan memasak makanan yang berada di dalam panci ini. Karena ikan bandeng terkenal memiliki banyak duri, bandeng presto adalah makanan yang digemari karena dengan cara masak presto duri-duri ini menjadi sangat lunak.
Bandeng Presto ditemukan pada tahun 1977 oleh Hanna Budimulya.Pada awalnya Bandeng Presto dibuat dalam skala kecil untuk kalangan sempit saja. Namun karena digemari banyak orang, produksi Bandeng Presto semakin berkembang dan menjadi oleh-oleh dari Kota Semarang.

Kini Usaha Kecil Menengah – UMKM bandeng presto, sudah menyebar di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Menu makanan bandeng presto sudah menjadi makanan favorit sebagian masyarakat.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Bandeng

About BisnisIkan